Diposkan pada Info Kuliner Food

Kisah Siti Khadijah binti khuwailid

Assalamu’alakum friends..

Kita flashback dulu ya friends, di blogku kali ini cerita tentang kisah Khadijah binti Khuwailid istri pertama Nabi Muhammad SAW. Mari simak!!!

Khadijah binti khuwailid merupakan istri pertama Nabi Muhammad SAW. Nam lengkapnya yaitu Khadijah binti Khuwailid bin Asad bin Abdul Uzza bin Qushai, Siti Khadijah seorang putri dari Khuwailid bin Asad dan Fatimah binti Za’idah. Mereka berasal dari Bani Asad suki Quraisy.

Siti Khadijah lahir pada tahun 555 M di Arab Saudi. Menikah dengan Nabi Muhammad SAW pada tahun 595 M-619 M, dari pernikahan keduanya mereka dikarunia anak yang bernama Fatimah Az-Zahra, Zainab binti Muhammad, Ummu Kultsum binti Muhammad, Ruqayyah binti Muhammad, dan Qasim bin Muhammad. Siti Khadijah wafat pada tahun 619 M dan di makam kan di Jannatul Mualla, Mekkah, Arab Saudi.

Ia pun seorang perempuan yang memiliki julukan as-Sabiqun al-Awwalun. Siti Khadijah adalah putri dari golongan bangsawan suku Qurais Mekkah.

Ada 4 sifat teladan dari diri seorang Khadijah binti Khuwailid yaitu :

  1. Wanita yang mandiri
  2. Wanita yang bijaksana dalam memilih suami
  3. Wanita yang setia
  4. Wanita yang bijaksana

Siti Khadijah R.A menjadi salah satu dari empat wanita yang menjadi teladan bagi kehidupan muslim, keempatnya dijanjikan surga oleh Allah SWT. Sesuai hadist yang sudah diarsirkan oleh Ad-Zahabi.

“Pemuka wanita ahli surga ada empat : Maryam binti Imran, Fatimah binti Rasulullah SAW, Khadijah binti Khuwailid, dan Aisyah R.A (H.R. Muslim).

Nasab Khadijah bertemu dengan nasab Rasulullah SAW, pada kakek ke lima, Qushay. Ia adalah wanita pertama yang dinikahi oleh Rasulullah SAW dan orang pertama yang menerima dakwah Islam. Ia adalah wanita pertama yang dicintai oleh Rasulullah SAW.

Walaupun Khadijah lahir dari keluarga Quraisy, tetapi ia tidak meyembah berhala seperti yang lainnya, sewaktu ada festival yang diadakan oleh Quraisy yang berada di sekelilingi ka’bah, kebanyakan peserta perempuan yang menyembah berhala Hubal yang dianggapnya dewa ramalan namun tetap Khadijah tidak mengikuti nya. Walaupun ia hadir di festivalnya.

Khadijah mempertimbangkan seruan adanya untusan dari Allah SWT. Khadijah adalah pedangang sukses yang kaya raya dan rendah hati, ia juga dermawan terhadap harta yang dimilikinya untuk diberikan kepada orang yang membutuhkan. Ia juga sosok yang menjadi inspirasi dari kalangan Quraisy, karena memiliki karakter yang jujur, bijak, dan pekerja keras.

Sebelum kenal dengan Rasulullah SAW. Ia adalah pedagang kaya raya yang kerja sama dengan laki-laki yang selalu berbagi hasil dagangannya. Karena laki- lakilah yang terbiasa bersafar ke negeri Syam untuk berdagang, karena pada saat itu wanit tidak terbiasa untuk keluar jauh, inilah tradisi Arab di kala itu.

Hari-hari berlalu ia pun mendengar tentang seorang pemuda laki-laki yang berakhlak mulia, JuJu, dan terpercaya. Jarang sekali terdengar dikala jaman jahiliyah ada seorang laki-laki yang memiliki sifat yang sangat mulia.

Ketika Muhammad dan Khadijah sepakat untuk kerja sama. Khadijah menyertakan seorang laki-laki yang bernama Maesaroh untuk membawa dagangannya ke negeri Syam. Sesampainya di Romawi Muhammad bin Abdullah berteduh dibawah pohon dekat kuil milik seorang pendeta. Si pendeta datang kepada Maesaroh seraya berkata. “Siapa laki-laki yang berteduh di bawah pohon itu ?”. “Ia seorang laki-laki Quraisy dari penduduk al-Haram.” Jawab Maesaroh, si pendeta berkata lagi. “Tak seorang pun yang berteduh di bawah pohon ini kecuali seorang Nabi.” Kemudian Rasulullah SAW langsung berdagang.

Sebelumnya Khadijah sudah menikah dua kali dengan Atiq bin A’id Al-Mahkzumi, kemudian ia meninggal dan yang kedua dengan Abu Halah bin Nabbasy at-Tamimi yang juga meninggal, namun dari pernikahan nya dengan Abu Halah, Khadijah di karunia satu anak yang bernama Hind bin Abu Halah. Setelah kejadian itu Khadijah menutup pintu hatinya dan hanya memilih untuk sendiri.

Nah setelah sekian lama Khadijah pun tergoyah karena melihat sosok Muhammad yang memiliki akhlak yang sangat mulia sekali. Dan mereka melangsungkan pernikahan setelah melewati peristiwa-peristiwa sebelumnya. Mereka menikah dengan mahar 500 dirham. Dan mereka menikah pada usia Muhammad 25 tahun dan Khadijah 40 tahun.

Kedua pasangan ini terus bersama hingga Khadijah wafat pada usia 65 tahun dan pada saat itu Muhammad sudah berusia 50 tahun. Ini adalah masa terlama dibandingkan dengan istri-istri lainnya. Dan dikarunia anak bernama Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah.

Oke selamat membaca😊


Salam dari penikmat kuliner 😊

Tinggalkan komentar